Ricky's Blog

Blognya Ricky Kurniawan

TUGAS IBD BULAN APRIL

Posted by Ricky Kurniawan on 18/04/2010


Nama :RICKY KURNIAWAN

KELAS : 1IA10

NPM :51409110

1. buatlah rangkuman dari materi bab 3, mengenai cinta kasih.

Manusia dan Cinta kasih

Pengertian Cinta kasih

Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta, Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.Sedangkan kata kasih , artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau menaruh belas kasihan. Jadi  cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka(sayang) kepada  seseorang yang disertai dengan menaruh rasa belas kasihan.

Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dengan Tuhannya sehingga manusia menyembah Tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintah-Nya, dan berpegang teguh pada syariat-Nya.

Dalam bukunya seni mencinta, Erich Fromm(1983:24-27) menyebutkan, bahwa cinta itu terutama memberi bukan menerima. Yang paling penting dalam memberi ialah hal-hal yang sifatnya manusiawi, bukan materi. Cinta selalu menyatakan unsur-unsur dasar tertentu yakni

  1. Pengasuhan , contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya, dalam kehidupan sehari-hari, ibu mengasuh, menjaga dan memberikan yang terbaik untuk anaknya dengan sepenuh hati.
  2. Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar-benar berdasar atas suka rela, oleh karena itu, tanggung jawab merupakan penyelenggaraan atas kebutuhan fisik.
  3. Perhatian, adalah suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi yang baik agar mau membuka dirinya. Contoh : perhatian seorang ibu atas perilaku anaknya, bila anaknya berperilaku salah, maka ibunya menasihatinya bahwa itu salah
  4. Pengenalan, adalah keinginan untuk mengetahui rahasia manusia

Selain itu, pengertian cinta  juga diungkapkan oleh Dr.Salito W.sarwono Dalam artikel berjudul Segitiga cinta, bukan cinta segitiga.dalam artikel tersebut dikatan bahwa cinta yang ideal memiliki 3 unsur yang saling berikatan yakni keterikatan,keintiman dan kemesraan. Yang pertama, keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama orang yang dicintai, segala prioritas untuk orang yang dicintai , dan tidak mau pergi dengan orang lain. Yang kedua, keintiman adalah adanya kebiasaan-kebiasaan tingkah laku yang menunjukkan tidak ada jarak lagi. Yang ketiga, kemesraan adalah yaitu rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen apabila jauh atau lama tidak bertemu. Untuk lebih jelas, berikut gambaran segitiga cinta:

SEGITIGA CINTA

Selanjutnya Dr. Sarlito W. Sarwono mengemukakan, bahwa tidak semua unsur cinta itu sama kuatnya. Kadang-kadang ada yang keterikatannya sangat kuat, tetapi keintiman atau kemesraannya kurang. Cinta seperti itu mengandung kesetiaan yang amat kuat, kecemburuannya besar, tetapi dirasakan oleh pasangannya sebagai dingin atau hambar, karena tidak ada kehangatan yang ditimbulkan kemesraan atau keintiman. Misalnya cinta sahabat karib atau saudara sekandung yang penuh dengan keakraban, tetapi tidak ada gejolak-gejolak mesra dan orang yang bersangkutan masih lebih setia kepada hal-hal lain dari pada partnemya. Cinta juga dapat diwarnai dengan kemesraan yang sangat menggejolak, tetapi unsur keintiman dan keterikatannya yang kurang. Cinta seperti itu dinamakan cinta yang pincang, Lebih berat lagi bila salah satu unsur cinta itu tidak ada, sehingga tidak terbentuk segitiga, cinta yang demikian itu tidak sempuma, dan dapat disebutkan bukan cinta.

Dari penjelasan diatas dapat digambarkan dengan segitiga cinta berikut:

Dra.Kartini Kartono membedakan Abnormalitas dalam pemuasan seks menjadi ke dalam tiga golongan:

1.Dorongan seksual abnormal

a.pelacuran (prostitution) yang pada umumnya dilakukan oleh para wanita karena dorongan ekonomi, kekecewaan dan sebagainya

b. perzinahan, dilakukan oleh pria atau wanita yang sudah menikah dengan pasangan yang bukan merupakan pasangan legal.

c. perkosaan, merupakan perbuatan cabul dengan cara kekerasan atau paksaan.

d. bujukan, merupakan bujukan atau rayuan untuk mengajak bersetubuh, contoh dukun cabul

2. Patner seks yang abnormal

a. Homoseksualitas dilakukan oleh dua orang yang berjenis kelamin sama yang mayoritas dilakukan oleh pria. Bila sesama wanita istilahnya adalah lesbianisme.

b. Zoofilia merupakan bentuk cinta yang mesra dan abnormal sifatnya terhadap binatang.

c. Pedofilia dilakukan oleh orang dewasa yang memperoleh kepuasan seksual dengan melakukan persetubuhan dengan anak kecil.

d. Geronto-seksualitas dilakukan oleh pemuda yang melakukan hubungan seksual dengan wanita yang jauh lebih tua.

3. Dalam pemuasan dorongan seksual

a. Voyeurism atau Peeping Tom dilakukan seseorang yang mendapat kepuasan seks dengan melihat orang telanjang, sebagian besar dilakukan pria dibanding wanita.

b. Transvestutisme merupakan gejala pathologis yang memakai pakaian dari lawan jenis.

c. Transseksualisme, terjadi pada seseorang yang merasa dirinya memiliki seksualitas yang berlawanan dengan struktur fisiknya.

CINTA MENURUT AJARAN AGAMA

a. Cinta Diri

Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Manusia senang untuk tetap hidup, mengembangkan potensi dirinya, dan mengaktualisasikan diri. Pun ia mencintai segala sesuatu yang mendatangkan kebaikan pada dirinya. Sebaiknya ia membenci segala sesuatu yang menghalanginya untuk hidup, berkembang dan mengaktualisasikan diri.

b. Cinta kepada sesama manusia

Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya terhadap dirinya sendiri dan egoismenya. Manusia hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang pada orang-orang lain, bekerja sama dengan dan memberi bantuan kepada orang lain.

c. Cinta seksual

Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual. Sebab itulah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kerja sama antara suami dan istri. Ia merupakan faktor yang primer bagi kelangsungan hidup keluarga. Ini bertujuan untuk kelangsungan keturunan.

d. Cinta kebapakan

Mengingat bahwa antara ayah dengan anak-anaknya, tidak terjalin oleh ikatan-ikatan fisiologis seperti yang menghubungkan ibu dengan anak-anaknya, maka para ahli ilmu jiwa modem berpendapat bahwa dorongan kebapakan bukanlah dorongan fisiologis seperti halnya dorongan keibuan, melainkan dorongan psikis. Cinta kebapakan ini biasanya berwujud dalam perhatian bapak kepada anaknya berupa nasihat, asuhan dan pengarahan agar membentuk anak yang baik.

e. Cinta kepada Allah

Puncak cinta manusia, yang paling bening, jernih dan spiritual ialah cintanya kepada Allah dan kerinduannya kepada-Nya. Tidak hanya pada shalat, pujian, dan doanya saja, tetapi juga dalam semua tindakan dan tingkah lakunya.

f. Cinta kepada Rasul

Seorang mukmin yang benar-benar beriman dengan sepenuh hati akan mencintai Rasulullah yang telah menanggung derita dakwah islam, berjuang dengan penuh segala kesulitan sehingga islam tersebar ke seluruh penjuru dunia, dan membawa kemanusiaan dari kekelaman kesesatan menuju cahaya petunjuk.

Kasih Sayang

Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S Poerwadarminta adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang.

Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar masing-masing pihak di tuntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka sehingga keduanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.

Yang dapat merasakan kasih sayang bukan hanya suami atau istri atau anak-anak yang telah dewasa, melainkan bayi yang masih merahpun telah dapat merasakan kasih sayang dari ayah dan ibunya. Bayi yang masih merah telah dapat mengenal suara atau sentuhan tangan ayah ibunya. Bagaimana sikap ibunya memegang/menggendong telah dikenalnya. Hal ini karena sang bayi telah mempunyai kepribadian.

Kasih sayang merupakan dasar komunikasi dalam suatu keluarga. Komunikasi antara anak dan orang tua. pada prinsipnya anak terlahir dan terbentuk sebagai hasil curahan kasih sayang orang tuanya. Pengembangan watak anak dan selanjutnya tak boleh lepas dari kasih sayang dan perhatian orang tua. Suatu hubungan yang harmonis akan terjadi bila hal itu terjadi secara timbal balik antara orang tua dan anak.

Erich Fromm (1983:54) dalam bukunya Seni Mencintai mengemukakan tentang adanya cinta persaudaraan, cinta keibuan, cinta erotis, cinta diri sendiri dan cinta terhadap Allah.

a.Cinta Persaudaraan

Cinta persaudaraan (agape= bahasa yunani) diwujudkan manusia dalam tingkah laku atau perbuatannya. Dalam cinta ini semua manusia sama sebagai mahluk ciptaan Allah. Atas Dasar cinta yang demikian seseorang tidak mempunyai pamrih untuk berbuat baik kepada sesamanya. Contoh dalam sehari-hari cinta persaudaraan yaitu, saling berbuat baik, saling menghargai dengan sesama manusia

b.Cinta Keibuan

Kasih sayang bersumber pada cinta keibuan, yang paling asli dalam hal cinta adalah terdapat pada seorang ibu yang cinta terhadap anaknya sendiri. Contohnya ibu tidak pernah lelah merawat kita pada saat kita waktu kecil, ibu sepenuh hati dan cinta merawat kita. Sebagian besar yang meiliki naluri alami seorang ibu adalah wanita namun ada juga pria yang memiliki naluri rasa kasih sayang seperti kaum wanita.

c.Cinta Erotis

Kasih sayang yang bersumber dari rasa cinta erotis merupakan sesuatu yang memperdayakan cinta yang sesungguhnya. Hal ini disebabkan karena antara cinta dan nafsu letaknya tidak berbeda jauh.

Kasih sayang dalam cinta erotis merupakan kontak seksual yang asli dan ideal yang bersumber pada cinta. Kasih sayang sebagai perwujudan cinta erotis dapat menjadi pengikat erat dalam hubungan suami istri.

Namun apabila orang melakukan hubungan erotis tanpa didasari rasa cinta maka sama sekali tidak mungkin timbul rasa kasih sayang.

d.Cinta  Diri Sendiri

Ada pula kasih sayang yang bersumber pada cinta diri sendiri (self love). Cinta diri sendiri bernilai positif  jika mengandung makna bahwa seseorang dapat mengurus diri sendir dengan sewajarnya sehingga kebutuhan jasmani dan rohaninya terpenuhi. Tetapi,  dapat menjadi hal negative apabila pelaku cinta tersebut hanya mementingkan dirinya sendiri,yaitu egoistis.

e.Cinta Terhadap Allah

Cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta itu menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkannya dalam kehidupannya dan menundukkan semua bentuk kecintaan lainnya.

Kemesraan

Kemesraan berasal dari kata mesra yang menurut kamus bahasa Indonesia berarti sangat erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan yang sangat erat atau karib, kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan  realisasi cinta yang nyata

Kemesraan dapat diartikan sama dengan keakraban, keakraban yang dilandasi dengan rasa cinta yang dapat muncul dalam sifat-sifat romantik, terutama dalam wujud gerak atau  tingkah laku yang sedang bermesraan.

Tingkatan kemesraan dapat dibedakan sebagai berikut:

1. Kemesraan Dalam Tingkat Remaja

Kemesraan ini terjadi dalam masa puber yaitu masa dimana remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuatt(heterosexual). Pada saat demikian cinta erotis berkembang sehingga bila tidak hati-hati akan terjerumus dalam nafsu semata.

2. Kemesraan Dalam Rumah Tangga

Merupakan kemesraan atau hubungan akrab antara suami dan istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun-tahun pertama perkawinan kemesraan masih sangat terasa, tetapi seiring berjalannya waktu dan kebutuhan yang semakin banyak kadang-kadang kemesraan yang ada mulai luntur yang disebabkan oleh beberapa faktor, yakni faktor fisik,psikis dan sosial

3. Kemesraan Manusia Usia Lanjut

Kemesraan bagi manula berbeda dengan kemesraan waktu remaja, kemesraan itu dapat diwujudkan pada waktu makan, duduk, jalan-jalan, menonton televisi, membca koran secara bersama.

Pemujaan

Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat  dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini ialah karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupan yang sebenamya

a.Cara Pemujaan

Banyak manusia terdapat berbagai macam cara pemujaan sesuai dengan agama, kepercayaan, kondisi, dan situasi.

b.Tempat Pemujaan

Tempat pemujaan dapat berbagai macam sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing manusia.ini merupakan  tempat manusia berkomunikasi dengan Tuhan. Contoh Mesjid, Gereja, dan lain-lain

c.Berbagai seni sebagai manifestasi pemujaan

Cinta menimbulkan daya kreativitas bagi penciptanya, salah satunya adalah mencipta.

2. Jawablah pertanyaan berikut:

a. sebutkan apa perbedaan antara cinta dan nafsu?

Jawab:

Perbedaan antara cinta dan nafsu:

cinta itu bersifat manusiawi, sedangkan nafsu memiliki batasan naluri

cinta itu bersifat rokhaniah, sedangkan nafsu sifatnya jasmaniah

cinta itu meunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut

b. sebutkan unsur-unsur cinta?

Jawab:

Unsur-unsur Cinta

  1. Pengasuhan , contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya, dalam kehidupan sehari-hari, ibu mengasuh, menjaga dan memberikan yang terbaik untuk anaknya dengan sepenuh hati.
  2. Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar-benar berdasar atas suka rela, oleh karena itu, tanggung jawab merupakan penyelenggaraan atas kebutuhan fisik.
  3. Perhatian, adalah suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi yang baik agar mau membuka dirinya. Contoh : perhatian seorang ibu atas perilaku anaknya, bila anaknya berperilaku salah, maka ibunya menasihatinya bahwa itu salah
  4. Pengenalan, adalah keinginan untuk mengetahui rahasia manusia

c. cinta ideal adalah cinta yang memiliki tiga unsur. sebutkan dan jelaskan!

Jawab:

cinta ideal adalah cinta yang memiliki tiga unsur yakni:

1. keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama orang yang dicintai, segala prioritas hanya untuk orang yang dicintai.

2. keintiman, yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa tidak ada jarak lagi, sehingga panggilan formal digantikan dengan sekedar memanggil nama, atau sebutan lain seperti sayang, makan/minum dari satu piring/cangkir, tidak saling menyimpan rahasia.

3. kemesraan yaitu rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen apabila jauh atau lama tidak bertemu, ucapan-ucapan yang menyatakan sayang, saling mencium, merangkul.

d. apakah yang dimksud dengan kasih?

Jawab:

Kasih adalah perasaan sayang atau cinta (kepada) perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Kasih dapat ditujukan untuk diri sendiri, orang lain khususnya memiliki hubungan kekeluargaan atau hubungan darah.

e. menurut kalian hubungan seksual yang dalam bentuk normal dan bertanggung jawab adalah seperti apa?

Jawab:

Hubungan seks yang normal mengandung pengertian bahwa hubungan tesebut tidak menimbulkan efek dan konflik psikis bagi kedua belah pihak serta tidak bersifat paksaan. Pengertian tanggung jawab adalah bahwa kedua belah pihak menyadari konsekuensinya dan bertanggung jawab terhadapnya. Contohnya adalah pasangan mau menikah dan memelihara anak yang merupakan hasil dari hubungan seks yang dilakukan

f. dan menurut kalian hubungan seksual yang dalam bentuk abnormal perverse adalah seperti apa?

Jawab:

Hubungan seksual yang dalam bentuk abnormal perverse adalah relasi seks yang tidak bertanggung jawab, dan kompulsi yang abnormal. Hal demikian bertentangan dengan norma sosial, hukum, maupun agama. Contohnya adalah seperti pelacuran, perzinahan, homo seksual dan lain-lain

g. menurut Dra. Kartini Kartono pemuasan abnormalitas seksual dibagi dalam tiga golongan sebutkan dan jelaskan !

Jawab:

Dra. Kartini Kartono pemuasan abnormalitas seksual dibagi dalam tiga golongan yaitu:

1.Dorongan seksual abnormal

a.pelacuran (prostitution) yang pada umumnya dilakukan oleh para wanita karena dorongan ekonomi, kekecewaan dan sebagainya

b. perzinahan, dilakukan oleh pria atau wanita yang sudah menikah dengan pasangan yang bukan merupakan pasangan legal.

c. perkosaan, merupakan perbuatan cabul dengan cara kekerasan atau paksaan.

d. bujukan, merupakan bujukan atau rayuan untuk mengajak bersetubuh, contoh dukun cabul

2. Patner seks yang abnormal

a. Homoseksualitas dilakukan oleh dua orang yang berjenis kelamin sama yang mayoritas dilakukan oleh pria. Bila sesama wanita istilahnya adalah lesbianisme.

b. Zoofilia merupakan bentuk cinta yang mesra dan abnormal sifatnya terhadap binatang.

c. Pedofilia dilakukan oleh orang dewasa yang memperoleh kepuasan seksual dengan melakukan persetubuhan dengan anak kecil.

d. Geronto-seksualitas dilakukan oleh pemuda yang melakukan hubungan seksual dengan wanita yang jauh lebih tua.

3. Dalam pemuasan dorongan seksual

a. Voyeurism atau Peeping Tom dilakukan seseorang yang mendapat kepuasan seks dengan melihat orang telanjang, sebagian besar dilakukan pria dibanding wanita.

b. Transvestutisme merupakan gejala pathologis yang memakai pakaian dari lawan jenis.

c. Transseksualisme, terjadi pada seseorang yang merasa dirinya memiliki seksualitas yang berlawanan dengan struktur fisiknya. Contoh seorang banci

h. sebutkan beberapa bentuk cinta menurut Erich Fromm.

Jawab:

Erich Fromm mengemukakan tentang bentuk cinta yaitu cinta persaudaraan, cinta keibuan, cinta erotis, cinta diri sendiri dan cinta terhadap Allah.

i. sebutkan arti kemesraan dan jelaskan!

Jawab:

Kemesraan berasal dari kata mesra yang menurut kamus bahasa Indonesia berarti sangat erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan yang sangat erat atau karib, kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan  realisasi cinta yang nyata

Kemesraan dapat diartikan sama dengan keakraban, keakraban yang dilandasi dengan rasa cinta yang dapat muncul dalam sifat-sifat romantik, terutama dalam wujud gerak atau  tingkah laku yang sedang bermesraan

j. Sebutkan tingkat kemesraan dan jelaskan berdasarkan tingkatannya

Jawab:

Tingkatan kemesraan dapat dibedakan sebagai berikut:

1. Kemesraan Dalam Tingkat Remaja

Kemesraan ini terjadi dalam masa puber yaitu masa dimana remaja memiliki kematangan organ kelamin yang menyebabkan dorongan seksualitasnya kuatt(heterosexual). Pada saat demikian cinta erotis berkembang sehingga bila tidak hati-hati akan terjerumus dalam nafsu semata.

2. Kemesraan Dalam Rumah Tangga

Merupakan kemesraan atau hubungan akrab antara suami dan istri dalam perkawinan. Biasanya pada tahun-tahun pertama perkawinan kemesraan masih sangat terasa, tetapi seiring berjalannya waktu dan kebutuhan yang semakin banyak kadang-kadang kemesraan yang ada mulai luntur yang disebabkan oleh beberapa faktor, yakni faktor fisik,psikis dan sosial

3. Kemesraan Manusia Usia Lanjut

Kemesraan bagi manula berbeda dengan kemesraan waktu remaja, kemesraan itu dapat diwujudkan pada waktu makan, duduk, jalan-jalan, menonton televisi, membca koran secara bersama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: